Langsung ke konten utama

๐ŸŒš

 Malam.

Gubuk Tua,29 Desember 2020.

Aku melihat pantulan cahaya rembulan 
Di tengah tengah genangan air.
Cahaya indah yang dimiliki olehnya sendiri.

Dan saat itupun aku mulai menatap langit
Yang diterangi oleh cahayanya.
Bulan yang di kelilingi oleh kabut usai hujan sore tadi.

Menciptakan keheningan yang di isi oleh suara riang riang
Dan riuh angin lembut yang menerpa kulitku.
Melengkapi sebuah rasa jenuh dalam diriku.

Ingin rasanya ku berteriak di tengah tengah kedamaian malam ini.
Bahwa diriku sedang tak seperti biasanya,
Agar diriku merasa puas dengan mengeluarkan
Semua rasa terpendam yang mereka tak akan tahu.

Hingga dinginnya embun menembus tubuhku
Membuatku terdiam kembali merasakan bahwa
Tak akan ada yang mendengarkanku
Aku sendiri di sini.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

๐“๐“ซ๐“ธ๐“พ๐“ฝ ๐“œ๐”‚ ๐“›๐“ธ๐“ฟ๐“ฎ...

Untuk mu... Kelak jika ternyata kita tidak lagi saling butuh, saling rindu, atau saling mencari, kamu ingat ini. bagaimanapun cerita kita ini berakhir, aku akan selalu mengingatmu sebagai sosok yang mampu mencintaiku dengan sangat baik dan sempurna, membuat aku utuh dan selalu tangguh dalam setiap hal. tidak ada yang kebetulan, termasuk pertemuan kita. tak perlu sesali, ambil hikmahnya, Tuhan tak pernah salah dalam berencana. kamu tidak pernah salah untukku. Bila nanti datang hari kamu mengenang apa yang pernah kita punya di masa lalu, hari di mana mungkin aku masih sangat giat mencintai, di mana aku yang selalu bertanya “kamu ngga kangen aku apa?” atau “kamu sayang sama aku kan?” dan membahagiakanmu, kamu ingat ini. aku hanya ingin selalu memastikan perasaanmu masih sama sejak awal jumpa padaku, untuk hari esok, esok, hingga esoknya lagi. aku akan terus disini meski kamu sudah pergi. Bila nanti kamu mulai ragu, lelah, atau jenuh, kamu ingat ini. jauh pada hari kamu dan aku bertemu, ja...

๐•ฌ๐–—๐–™๐–Ž ๐•พ๐–Š๐–‡๐–š๐–†๐– ๐•ป๐–Š๐–—๐–˜๐–†๐–๐–†๐–‡๐–†๐–™๐–†๐–“.

PERPISAHAN Berpisah memang bukan sebuah hal yang kita inginkan Sudah sebuah hakekat Apabila pertemuan berujung perpisahan Sedih, haru, kecewa Semua memang terkadang kita rasakan Dan tak selamanya kita Bersama Sahabatku… Terima kasih atas segala kenangan yang pernah kita buat… Meski hanya sekedar kekurangan yang kita miliki … Bersamamu semua terasa berbeda

๐Ÿฆ‹

 ~Kataku~ Berubah . Seiring waktu berjalan,kau tak lagi sama. Sosok yang dulu hangat,kini menjadi dingin. Pisah . Aku pernah bermimpi,bahwa akan ada hari dimana Kita menjadi aku dan kamu. Waktu dan Warna. 365 hari,12 bulan,1 tahun. Selama itu aku dan kamu menjalani hari yang berwarna, Hitam,saat kita memulai pertengkaran. Merah muda,saat kita saling menyayangi. Biru,saat kita ada yang bersedih. Kuning,saat kita saling tertawa. Kawan atau Musuh.? Pantaskah kau ku katakan teman? Bila hanya mencari kesalahan lalu pergi. Lalu menceritakan dengan teman yg lainmu.